Bagian Mobil Ini Perlu Dicek Sebelum Perjalanan Jauh

Please Share this :

Kendaraan yang prima akan menciptakan rasa aman dan nyaman saat melakukan perjalanan jarak jauh. Maka perlu melakukan pemeriksaan kondisi kendaraan sebagai persiapan sebelum perjalalanan. Pengecekan kondisi mobil ini bisi dilakukan sendiri dan tak harus ke bengkel.

Periksa oli mesin.
Pastikan oli mesin volumenya cukup. Cara cek volume oli mesin dengan memeriksa level pada stik oli. Lihatlah batas oli yang menempel pada stik. Level oli harus berada di garis antara tanda “L” dan “F” dan seharusnya sedikit dibawah garis level “F“, jika kurang tambahkan secukupnya. Pastikan batas waktu (kilometer) pemakaian oli anda masih cukup untuk jarak yang akan anda tempuh.

Periksa air radiator dan air reservoir.
Air radiator dalam kondisi penuh. Sedangkan air reservoir sampai batas level atau tidak perlu terlalu penuh. Periksa juga kondisi selang radiator dan selang penghubung ke reservoir. Bila menemui selang yang menggelembung atau retak, sebaiknya diganti. Ini untuk menghindari selang pecah di tengah jalan. Pastikan juga sambungan selang ke mesin dan ke radiator cukup kencang dan tidak bocor.

Periksa putaran kipas Pendingin. Bila kipas diputar oleh belt, maka periksalah kondisi fisik belt. Bila belt telah retak-retak, maka layak untuk diganti. Cek juga ketegangan tension belt agar putaran kipas dapat optimal. Bila kipas diputar motor listrik, kondisi motor listrik masih baik dan layak.

Cara mengecek pedinginan mesin mobil oleh kipas mesin berjalan normal adalah dengan memperhatikan jarum pointer penunjuk temperature. Jika melebihi garis tengah berarti mesin cukup panas namun masih aman, kalau lebih dari setengah sebaiknya anda berhenti, tunggu sampai mesin mobil dingin. Selanjutnya periksa kondisi air pendingin dan kipas.

Aki (Accu). Periksa baut kutub aki dan bersihkan kutub aki dari kotoran atau kerak yang menempel. Periksa pula level air aki, jika kurang tambahkan dengan air aki murni.

Cek kondisi ban, apakah ada benda tajam yang merusak ban. Periksa juga tapak ban apakah ada yang terparut dan periksa juga tekanan angin ban. Tekanan ban yang normal sekitar 30 — 34 psi.

Rem. Periksa level minyak rem di reservoir. Jika berkurang dari batas level minimal, maka perlu dicurigai kemungkinan adanya kebocoran. Periksa sistem rem apakah terlihat ada kebocoran pada selang, master rem, dan periksa apakah ada basah dibagian dalam velg sebagai tanda kebocoran silinder roda. Pastikan sistem rem dapat bekerja dengan baik.

Yang tak kalah penting adalah pengecekan lampu. Pastikan semua lampu dapat berfungsi dan menyala dengan normal. Bila ada lampu yang mati, segera ganti dengan yang baru.

Pengecekan wipper kaca, terutama saat musim hujan juga perlu dilakukan. Pastikan wipper kaca mobil dapat berfungsi dengan normal serta bersih tak ada sampah mengganjal. (tribunnews.com)


Please Share this :