Cek Alternator sebelum Ganti Accu

Jul 6, 2009 by

untuk anda yang punya masalah dengan sistem kelistrikan mobil ada baiknya membaca artikel berikut ini. tips ini saya berikan agar mudah bagi para pemula untuk mengecek sendiri sistem kelistrikannya

masalah alternator biasanya berhubungan dengan sistem pengisian accu, ditandai dengan lampu CHG menyala merah, atau ada indikator di dashboard dengan gambar battery yang menyala “pada saat mesin hidup”

nah untuk mengetahui apakah benar alternator anda bermasalah berikut caranya :

1. hidupkan mesin mobil anda, biarkan menyala beberapa saat agar idle

2. buka kap mesin mobil anda dan lihat letak accu anda

3. lepas terminal negatif (-) kemudian lihat apa yang terjadi

berikut catatannya

bila mesin masih hidup berarti alternator anda melakukan pengisian ke accu, namun perlu dicatat juga bila indikator CHG anda masih menyala berarti alternator mengalami “overcharging” kelebihan arus listrik, segera periksakan alternator anda pada ahlinya

bila mesin mobil anda mati berarti alternator anda tidak melakukan pengisian ke accu, klo udah begini coba anda periksa sekringnya biasanya ada rumah sekring yang bertuliskan CHG atau ALT, ganti klo putus, bila sekring dalam keadaan baik, kemungkinan yang lain adalah kullbrush abis, kemungkinan kumparan rusak, atau regulator rusak selalu cek dari yang paling terdekat yaitu sekring !!

demikian info ini semoga bermanfaat buat rekan-rekan sekalian

salam DB

Related Posts

Tags

Share This

468 ad

7 Comments

  1. Rahmat

    Hi temans,

    Sepertinya Vios saya alternatornya bermasalah. Mohon info berikut ini:
    1. Jika rusak, lebih baik beli baru / menerima tawaran untuk diganti kumparannya.
    2. Ada bengkel rekomendasi di daerah Jak-Sel

    Thanks!

    • sekarang tergantung tingkat kerusakannya bos.. kalau memang kumparan saja untuk menghemat biaya bisa dilakukan dengan mengganti kumparannya, usia pakai biasanya 2 tahunan dengan catatan kelistrikan standar tanpa audio yang berlebihan

      coba di search di google galeri alternator mas bro..

  2. alfazari.dds

    Tengkiu om,, bener mnrt ane agar g over tegangan mending lepas kedua kabel positif n negatif mnuju accu. Sesaat stlh dlepas trus trjadi perubahan bunyi mesin mk altenator msh oke, dan sbaiknya diukur brp tegangan yg dhasilkan o altenator, jd tau tekor atw tidak yg dterima o accu. Kl mesin mati stlh kabel positif n negatif dlepas.. siap2 ganti altenator deh hehe..

    • jangan buru-buru ganti alternator sob.. siapa tau cuma sekringnya aje yang putus.. atau ada lapisan kapur di terminal..
      klo harga sekring paling mahal goceng alias 5rb perak, klo ganti alternator copotan aja udah 500rb-an heheh… pengalaman pribadi gan… ;P

  3. Moti

    wow..ngga salah nih..?
    Saat mesin kendaraan hidup, melepas terminal negatip dari Battery (accu) akan membuat tegangan tinggidari alternator(mencapai lebih dari 15 V) masuk ke jaringan listrik di kendaraan..sangat TIDAK DIANJURKAN apalagi jika kendaraan menggunakan peralatan elektronik..justru Accu digunakan sebagai regulator..
    Menurut saya, yang dilepas adalah terminal positip dari Alternator ke Accu dan diukur tegangan di kabel yang dari alternator. Atau jika punya DC Clamp meter (tang amper DC) coba diukur arus dari Alternator ke Accu
    Maaf jika pendapat saya kurang berkenan.
    Moti

  4. Aa

    Bagus banget ..saya langsung ngerti Thanks banget!

  5. Widyan

    terimakasih bgt buat penjelasannya…

Trackbacks/Pingbacks

  1. Alarm Mobil | Piranti keamanan mobil | Dunia Bengkel - [...] Pemakaian arus listrik pada saat alarm sedang aktif (stand by) adalah tidak lebih besar dari jam digital pada mobil ...

Leave a Comment

7