Bingung Crossover??

Mar 9, 2011 by

Bingung Milih Crossover..?

Crossover Aktif ? .. Crossover Pasif..?
Crossover passive gampang dipasang dan murah. Pada dasarnya crossover dibuat untuk merubah frekwensi tertentu.

ads cross over passive

Klo anda Cuma perlu menaikan sedikit kwalitas suara audio anda crossover passive adalah pilihan yang tepat. Cuma klo anda menginginkan kwalitas suara yang bener-bener TOP sebaiknya anda pilih Crossover Aktif.

Get Everything You Need

Crossover aktif memerlukan pemasangan khusus terutama untuk kabel power dan kabel ground, namun usaha anda akan sebanding dengan kwalitas music yang dihasilkan. Crossover aktif bekerja dengan cara “memotong” frekwensi yang tidak perlu sebelum di “boost” oleh amplifier, dengan begitu amplifier dapat focus pada frekwensi yang ingin anda dengar, jadinya ngga buang-buang energy power.

Dari pada mengandalkan crossver bawaan sebaiknya anda menggunakan cossver aktif bila anda berencana meningkatkan kwalitas sound anda, untuk catatan bila anda mau upgrade amplifier, crossover aktif anda juga masih bisa dipakai asik kan..

Fungsi Crossover..

Crossover adalah alat untuk membatasi “frekwensi range” yang akan diterima oleh speaker. Bayangkan crossover bertindak selaku polisi diperempatan jalan, yang mengatur arus ke tweeter, ke midrange, midwoofer, dan bas ke subwoofer.
Bayangkan klo ngga ada polisi eh..crossover, bingung tuch frekwensi.. yang frekwensi rendah ada yang nyasar di tweeter, n yang frekwesni tinggi nyasar ke subwoofer, jadi percuma kan.. dan aneh juga klo ada suara keces-keces di bas, trus juga tweeter bisa jebol nangkep suara geduk-geduk hehe.. jadi perlu crossover biar semuanya terarah.

Nah sudah tau gunanya crossover kan.. Crossover mudah didapatkan ditoko audio, sebagai contoh klo anda punya home speaker yang pake 2 way speaker pasti ada crossover didalamnya, didalam crossover terdapat “high-pass filter” tugasnya menahan frekwensi rendah dan meneruskan frekwensi tinggi ke tweeter, “low-pass filter” menahan frekwensi tinggi dan menyalurkan frekwensi rendah ke bass.

Crossover Aktif..? Why?

Crossover passive bekerja setelah mendapat output dari amplifier, tidak efektif karena dianggap membuang tenaga amplifier, sebab frekwensi yang diolah crossover passive telah di “boost” (mengalami peningkatan) oleh amplifier.

cross over aktif

Sebaliknya crossover aktif bekerja begitu signal dihasilkan oleh head unit (pure signal), membaginya sesuai dengan frekwensi yang dikehendaki kemudian di boost oleh amplifier, sehingga amplifier bekerja lebih effisien, dan frekwensi yang dihasilkan lebih tertata sesuai dengan masing-masing keperluan, tweeter,midrange,woofer,subwoofer.

Sedikit kekurangan dalam penggunaan crossover aktif adalah dia menggunakan power +12V, Ground, dan remote, secara teori hal ini bisa menimbulkan “noise” pada audio sistem, namun jangan kawatir, dengan cara pemasangan yang tepat, dan penggunaan kwalitas produk yang baik ngga akan terjadi masalah, seperti pada setiap “competition-level car audio system”.

Related Posts

Share This

468 ad

Leave a Comment

7